Bacaan Doa setelah Sholat Witir. Lengkap dengan Niat Sholat 1 dan 3 Rokaat

Bacaan Doa setelah Sholat Witir –  Salat witir adalah ibadah sunah yang dianjurkan dilakukan dalam Islam. Ada doa setelah salat witir yang harus dipanjatkan dengan khusuk. Salat witir merupakan salat yang dilakukan dalam rakaat ganjil. Moms bisa melakukan salat ini dengan dua rakaat terlebih dahulu, lalu diakhiri dengan salam.

Selanjutnya, tunaikan satu rakaat untuk menjadikannya bilangan yang ganjil.

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Menurut beberapa sumber, wirid dan doa setelah salat witir penting dilakukan agar manfaat ibadahnya maksimal. Ibadah satu ini dilakukan dengan bilangan ganjil, yaitu dalam satu, tiga, lima, tujuh, sembilan, atau sebelas rakaat.

Sekurang-kurangnya satu rakaat dan sebanyak-banyaknya sebelas rakaat bila hendak menunaikan salat witir. Salat witir paling baik dilakukan selepas salat Isya dan hukumnya muakkad, yaitu sangat dianjurkan di dalam agama Islam.

Lalu apa saja bacaan doa setelah salat witir? Simak artikel ini hingga akhir, yuk sobat Kitabos!

Berikut bacaan niat salat witir yang dilakukan sendirian, tata cara mengerjakannya dan doa setelah salat witir yang dianjurkan untuk dibaca.

Niat Salat Witir Sendiri Satu Rakaat

أصلى سنة من الوتر ركعة لله تعالى

Latin: Ushallii sunnatam minal witri rak’atal lillaahhi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunnat witir satu rakaat karena Allah ta’ala.”

Niat Salat Witir Sendiri Dua Rakaat

أصلى سنة من الوتر ركعتين لله تعالى

Latin: Ushallii sunnatam minal witri rak’ataini lillaahhi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunnah witir 2 rakaat karena Allah ta’ala.”

Niat Salat Witir Sendiri Tiga Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka‘atin mustaqbilal qiblati adan lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Setelah salam dari salat witir, kita disarankan untuk tidak segera bangun dan kembali melakukan aktivitas. Dianjurkan untuk membaca doa dan wirid sebagai bacaan setelah salat witir sebagaimana keterangan berikut ini:

“Seseorang dianjurkan membaca doa setelah salat witir ‘Subhanal malikil quddus,’ tiga kali kemudian membaca,

Allahumma ini a’adzu bi ridhaka min sakhathika, wa bi mu’afatika min ‘uqubatika. Wa a’udzu bika minka, la uhshi tsana’an alayka anta kama atsnayta ‘ala nafsika.”

Adapun susunan bacaan doa setelah salat witir adalah sebagai berikut:

Baca Juga : Bacaan Doa setelah Sholat Tarawih

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Syahadat

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Latin: Asyhadu an lā ilāha illallāh.

Artinya, “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah.”

Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Latin: Astaghfirullāh.

Artinya, “Aku memohon ampunan Allah.”

Permohonan ridha dan surga Allah

أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ

Latin Allāhumma innī as’aluka ridhāka wal jannah, wa a‘ūdzu bika min sakhathika wan nār.

Artinya, “Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu.”

Sobat Kitabos bisa membaca asyhadu an la ilaha illallah. Setelah itu, bacalah:

Astaghfirullah dan Allahumma inni as’aluka ridhāka wal jannah, wa a‘udzu bika min sakhathika wan nar sebanyak tiga kali.

Tasbih (3 kali)

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Latin: Subhanal malikil quddus

Artinya, “Maha Suci Tuhan yang kudus,” (HR An-Nasa’i dan Ibnu Majah).

Pujian Kesucian

سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ

Latin: Subbuhun, quddusun, rabbuna wa rabbul mala’ikati war ruh.

Artinya, “Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril,” (HR Al-Baihaqi dan Ad-Daruquthni).

Doa Meminta Ampunan yang Luas (3 kali)

اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun karimun tuhibbul ‘afwa, fa‘fu ‘anni.

Artinya, “Tuhanku, sungguh Kau Maha Pengampun lagi Pemurah. Kau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku.”

Berdoa Atas Murahnya Kasih dan Rahmat Allah

يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin: Ya karimu, bi rahmatika ya arhamar rahimin.

Artinya, “Wahai Zat yang Maha Pemurah, (aku memohon) atas berkat rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segenap penyayang.”

Memohon Ampunan dan Keselamatan

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ

عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك

Latin: Allahumma ini a‘udzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu‘afatika min ‘uqubatika. Wa a‘udzu bika minka, la uhshi tsana’an alayka anta kama atsnayta ‘ala nafsika.

Artinya, “Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku meminta perlindungan-Mu dari murka-Mu.

Aku tidak (sanggup) membilang pujian-Mu sebanyak Kau memuji diri-Mu sendiri,” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah).

Doa Setelah Salat Witir

Setelah melantunkan bacaan-bacaan doa setelah salat witir dan zikir di atas, Moms bisa membaca doa setelah salat witir berikut ini:

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Latin: Allahumma innaa nas’aluka iimaanan daaimaan, wan’asaluka qalban khaasyi’an, wanas’aluka ‘ilman naafi’an, wanas’aluka yaqiinan shaadiqon,

wanas’aluka ‘amalan shaalihan, wanas’aluka diinan qayyiman, wanas’aluka khairan katsiran, wanas’alukal ‘afwa wal’aafiyata,

wanas’aluka tamaamal ‘aafiyati, wanas’alukasyukra ‘alal ‘aafiyati, anas’alukal ghinaa’a ‘aninnaasi.

Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu’anaa watadhorru’anaa wata’abbudanaa

watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin.

washallallaahu ‘alaa khairi khalqihi muhammadin wa’alaa aalihi washahbihi ajma’iina, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.

Artinya, “Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang saleh,

agama yang lurus, kebaikan yang banyak. kami mohon kepadaMu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna,

kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia.

Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu’an, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya allah, Tuhan yang Maha

Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW.

Demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.” Wallahua’alam bis showab

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *