Bacaan Doa Nisfu Syaban

Bacaan Doa Nisfu Syaban – Doa Nisfu Syaban yang paling mustajab banyak dicari oleh masyarakat Indonesia. Terlebih memang tradisi malam pertengahan bulan ini cukup banyak dilaksanakan. Berikut bacaannya!

Bulan Sya’ban adalah salah satu bulan mulia yang disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Ketika memasuki bulan ini, pasti umat Islam sering mendengar istilah Nisfu Sya’ban. Sebenarnya apa sih pengertiannya, bukankah dianjurkan membaca do’a nisfu Sya’ban?

Benar sekali, pada Bulan Sya’ban dianjurkan memperbanyak doa terlebih pada pertengahannya. Pada bulan ini banyak kejadian atau sejarah penting dalam perkembangan Islam.

Oleh karena itu, sebagai orang yang bertaqwa, mari simak pembahasan lengkapnya agar mengetahui lebih dalam!

Apa Itu Nisfu Sya’ban?

Sebagian umat Islam pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah malam Nisfu Sya’ban. Namun sebagian yang lain lupa atau bahkan belum mengerti sama sekali.

Oleh karena itu, penjelasan penting tentang pengertiannya ini tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Dalam sejarah Islam, pada Bulan Sya’ban terdapat banyak peristiwa besar.

Salah satu yang paling fenomenal adalah pemindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa ke Ka’bah yang ada di Masjidil Haram, Makkah.

Malam nisfu Sya’ban adalah malam pertengahan pada bulan Sya’ban yang menyandang gelar sangat baik.

Pada malam ini, Allah memberikan kesempatan kepada semua umat Islam tanpa terkecuali untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah At Thabrani dan Ibnu Hibban.

Rasulullah SAW kala itu berkata bahwa Allah akan mendatangi semua makhluk yang memohon ampun kepada-Nya atas semua dosa yang diperbuat.

Namun Allah tidak akan mendatangi orang-orang yang menyekutukan Allah dan saling bermusuhan. Jadi ketika malam Nisfu Sya’ban tiba ini jangan disia-siakan.

Manfaatkan sebaik mungkin dengan berdoa dan memohon. Jangan lupa juga mencari pahala sebanyak-banyaknya.

Doa Nisfu Sya’ban

Sebelumnya sudah dijelaskan perihal pengertian secara lengkap. Sekarang adalah waktunya untuk mengetahui doa Nisfu Sya’ban yang paling baik untuk dipanjatkan pada malam penuh berkah tersebut.

Doa ini sudah ada dalam Kitab Maslakul Akhyar yang ditulis oleh Mufti Betawi Sayyid Usman Bin Yahya. Jadi, tidak perlu diragukan lagi kebenarannya.

Doa ini pula yang sering dipanjatkan oleh umat Islam di Indonesia:

للّٰهُمَّ يَاذَاالْمَنِّ وَلَايُمَنُّ عَلَيْكَ يَاذَاالْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَاذَاالطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَاإِلٰهَ إِلَّاأَنْتَ ظَهْرَاللَّاجِيْنَ وَجَارَالمُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ

اللّٰهُمَّ إِنْكُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَفِيْ أُمِّالكِتَابِ  شَقِيًّا أَوْمَحْرُومًا  أَوْمُقْتَرًّا  عَلَيَّفِي الرِزْقِ،فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَا وَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَ كَسَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِفَ إِنَّكَقُلْ تَوَقَوْلُكَ الْحَقُّفِيْ كِتَابِ كَالمُنْزَلِ عَلَىلِسَ انِنَبِيِّكَ المُرْسَلِ ” يَمْحُوالل هُمَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ”

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُلِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ

Penjelasan terkait arti dan inti dari doa di atas adalah meminta kepada Allah sang pemilik kebesaran dan kemuliaan, yang memberi kekayaan dan memberi nikmat serta selalu ada ketika meminta pertolongan.

Hal yang diminta adalah perlindungan dan terhindar dari rasa takut.

Selain itu, meminta ampun atas segala perbuatan dosa yang sudah dilakukan. Minta dilapangkan rezeki, dihapuskan segala kecelakaan, kesialan dan kesempitan.

Doa di atas juga meminta agar menjadikan orang yang berdoa menjadi orang yang mujur dan selalu berbuat kebaikan.

Sungguh baik bukan doa yang dipanjatkan? Tidak ada sekalipun keburukan yang diminta.

Semua memohon ampun dan meminta untuk dilapangkan rezekinya. Maka perbanyak doa ini ketika malam Nisfu Sya’ban tiba.

Amalan Nisfu Sya’ban

Saking istimewanya malam Nisfu Sya’ban maka sayang sekali jika tidak melakukan apapun untuk mendapatkan pahala dan pengampunan dari Allah SWT.

Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan yaitu:

1. Sholat Sunnah

Pertama umat Islam bisa melaksanakan sholat sunnah. Adapun yang dianjurkan adalah sholat tasbih, hajat dan taubat.

Biasanya pada beberapa daerah di Indonesia menggelar sholat ini secara berjamaah. Namun apabila ingin melaksanakannya sendiri, maka tidak masalah.

2. Membaca Surat Yasin

Amalan kedua yang bisa dilakukan adalah membaca surat Yasin sebanyak 3 kali. Masing-masing ada niatnya yang berbeda.

Namun untuk niat tersebut tergantung yang melakukan. Ada yang ingin minta dilapangkan rezeki, diampuni dosanya dan dilancarkan semua urusannya.

Membaca Yasin tentunya tidak membutuhkan waktu yang lama. Satu jam sudah terbaca 3 kali Yasin. Jadi jangan merasa amalan ini berat ya!

3. Membaca Doa Nisfu Sya’ban

Nah seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwasanya harus memperbanyak berdoa. Untuk bacaannya bisa melihat pembahasan di atas.

Bisa juga diganti dengan doa yang lain, sesuai dengan keinginan.

Sesungguhnya Allah menerima dan mendengarkan semua doa yang dipanjatkan, dalam bahasa apapun itu. Sampai sini bisa dipahami kan?

4. Berdzikir

Umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak dzikir sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.

Berdzikir ini dilakukan dengan cara melafalkan kalimat tasbih, tahmid, istighfar, sholawat nabi dan lain sebagainya.

5. Meminta Maaf Kepada Sesama Umat Islam

Perlu digaris bawahi bahwa Allah akan mendatangi umatNya yang memohon ampun dan berdoa, kecuali orang yang memiliki musuh atau masih ada kebencian di hatinya kepada sesama makhluk. Jadi, sangat dianjurkan untuk meminta maaf.

Terlebih kepada orang tua, sanak terdekat dan orang yang bermasalah. Minta maaf sesungguhnya tidak akan menurunkan apapun.

Justru sebaliknya, menjadi pribadi yang lebih bersih dan hati yang suci.

Mulai dari sekarang ubah mindset bahwa minta maaf hanya dilakukan pada hari raya saja. Justru pada malam-malam keberkahan seperti Nisfu Sya’ban inilah yang tidak boleh dilupakan.

Bulan Sya’ban adanya hanya satu tahun sekali. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan ini dengan mengabaikan beberapa amalan di atas ya! karena ada keutamaan yang akan didapatkan.

Keutamaan Nisfu Sya’ban

Setelah memahami pengertian, amalan dan doa Nisfu Sya’ban selanjutnya apa sih keutamaan dari itu semua?

1. Mendapatkan Ampunan yang Luas

Malam Nisfu Sya’ban jatuh pada malam ke 15 Bulan Sya’ban. Siapapun yang mengerjakan amalan dan doa maka akan mendapatkan keutamaan ampunan dari Allah SWT.

Pada waktu ini, Allah menjanjikan ampunan yang luas untuk siapa saja yang datang kepada-Nya.

Hal tersebut sudah dijelaskan pada hadits yang diriwayatkan oleh Istri Nabi yaitu Aisyah R.A. waktu itu Nabi bangun pada malam hari pada pertengahan Bulan Sya’ban, beliau melakukan sholat dan memperlama sujudnya hingga Aisyah merasa curiga.

Namun kemudian Nabi menggerakkan jari telunjuk dan Aisyah menjadi lega kembali.

Ketika nabi selesai Sholat, beliau berkata kepada Aisyah bahwa ini adalah malam Nisfu Sya’ban ang mana Allah mendatangi hamba-Nya yang memohon ampun, mengasihi siapa saja yang ingin dikasihi.

Namun Nabi berkata bahwa Allah mengecualikan orang yang hasud. Jadi, jangan sampai ketinggalan momentum ini ya!

2. Dikabulkan Doanya

Keutamaan yang kedua adalah dikabulkan doanya. Sebagaimana sudah dijelaskan pada hadits yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah, pada waktu itu Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa di malam Nisfu Sya’ban hendaknya umat Islam banyak melakukan ibadah.

Hal ini dikarenakan Allah akan mengabulkan doa dari hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.

Jadi, jangan pernah malu untuk meminta apapun, walaupun tidak dikabulkan sekarang, tapi Allah sudah pasti menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.

Tidak ada yang rugi dari memanjatkan doa. Terlebih di malam pertengahan Bulan Sya’ban yang penuh berkah ini.

Bagaimana apakah sudah hafal doa Nisfu Sya’ban di atas? jika memang belum hafal, maka diperbolehkan untuk membacanya dengan menuliskan di kertas terlebih dahulu.

Panjatkan berulang layaknya mengayuh sepeda agar Allah benar-benar mengabulkan apa yang diminta. Analoginya, siapa yang menjaganya lebih rajin maka ia yang akan cepat sampai. Wallahu A’lam.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *